A. PERANGKAT KERAS JARINGAN KOMPUTER
Pengertian perangkat keras jaringan komputer adalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke komputer lainnya dalam jaringan untuk tujuan berbagi data,berbagi informasi serta berbagi peripheral dalam jaringan
adapun contoh dari perangkat keras jaringan komputer antra lain :
- NIC (Network Interface Card)
NIC (Network Interface Card) atau yang biasa disebut LAN card ini adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Komponen ini biasanya sudah terpasang secara onboard di beberapa komputer atau laptop.
Gambar Kartu NIC
Kabel dalam sebuah jaringan digunakan sebagai media penghubung. Meskipun sekarang sudah ada teknologi tanpa kabel (wireless) namun kabel masih sering digunakan karena mudah dalam pengoperasiannya. Ada beberapa macam tipe kabel yang biasa digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer seperti :
a. Kabel Twisted Pair
Kabel Twisted Pair ini terdiri dari beberapa kabel yang saling melilit. Ada dua jenis kabel yang termasuk dalam tipe kabel ini yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dengan lapisan alumunium foil dan Unshielded Twisted Pair (UTP). Kedua jenis kabel twisted pair ini pada dasarnya sama, bedanya hanya kabel UTP rentan terhadap medan magnet atau voltase yang tinggi sedangkan kabel STP tidak.
Kabel Twisted Pair
b. Kabel Coaxial
Tampilan fisik kabel ini terdiri dari kawat tembaga sebagai inti yang dilapisi oleh isolator dalam lalu dikelilingi oleh konduktor luar kemudian dibungkus dengan bahan semacam PVC sebagai lapisan isolator paling luar. Untuk penggunaan kabel coaxial ini sudah jarang digunakan karena pada umumnya orang membangun jaringan komputer dengan kabel twisted pair.
Gambar Kabel Coaxial
c. Kabel Fiber Optic
Kabel Fiber optic adalah sebuah kabel yang terbuat dari serat kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer data yang lebih cepat daripada kabel biasa, biasanya fiber optic digunakan pada jaringan backbone (Tulang Punggung) karena dibutuhakan kecepatan yang lebih dalam dari jaringan ini, namun pada saat ini sudah banyak yang menggunakan fiber optic untuk jaringan biasa baik LAN, WAN maupun MAN karena dapat memberikan dampak yang lebih pada kecepatan dan bandwith karena fiber optic ini menggunakan bias cahaya untuk mentransfer data yang melewatinya dan sudah barang tentu kecepatan cahaya tidak diragukan lagi namun untuk membangun jaringan dengan fiber optic dibutuhkan biaya yang cukup mahal dikarenakan dibutuhkan alat khusus dalam pembangunannya.
Gambar Kabel Fiber Optic
Konektor digunakan sebagai sarana penghubung antara kabel dengan colokan NIC (Network Interface Card) yang ada pada komputer Anda. Jenis konektor ini disesuaikan dengan tipe kabel yang digunakan misalnya Konektor RJ-45 berpasangan dengan kabel UTP/STP, konektor BNC/T berpasangan dengan kabel coaxial dan konektor ST berpasangan dengan kabel fiber optic.
Gambar Konektor RJ 45
Hub adalah komponen jaringan komputer yang memiliki colokan (port-port), jumlah portnya ini mulai dari 8,16, 24, sampai 32 port. Pada umunya hub digunakan untuk menyatukan kabel-kabel network dari tiap workstation, server atau perangkat lainnya. Dengan kata lain Hub sama halnya seperti sebuah jembatan yang dapat menghubungkan beberapa kota atau provinsi.
Gambar Hub
Switch pada prinsipnya sama dengan hub bedanya switch lebih pintar daripada hub karena mampu menganalisa paket data yang dilewatkan padanya sebelum dikirim ke tujuan. Selain itu switch juga memiliki kecepatan transfer data dari server ke workstation atau sebaliknya.
Gambar Swicth
Repeater adalah sebuah komponen yang berfungsi memperkuat sinyal. Sinyal yang diterima dari satu segmen kabel LAN ke segmen LAN berikutnya akan dipancarkan kembali dengan kekuatan sinyal asli pada segmen LAN pertama sehingga dengan adanya repeater ini, jarak antara dua jaringan komputer dapat diperluas.
Gambar Repeater
Router memiliki kemampuan untuk menyaring atau menfilter data yang lalu lalang di jaringan berdasarkan aturan atau protocol tertentu. Sama seperti hub/switch, router juga dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan seperti jaringan model LAN, MAN, bahkan WAN.
Gambar Rooter
Modem digunakan sebagai penghubung jaringan LAN dengan internet. Dalam melakukkan tugasnya, modem akan mengubah data digital kedalam data analog yang bisa dipahami oleh kita manusia ataupun sebaliknya.
(http://tukankcopas.blogspot.com/2013/06/macam-macam-perangkat-keras-serta.html)
B.
Cara
Memperoleh Sambungan Internet
Internet
kita kenal sebagai media penyaji informasi yang
sangat luas, bebas, dan sepertinya tanpa aturan. Informasi yang disajikan
bahkan sangat beragam. Sepertinya informasi apapun yang kita inginkan, internet
mampu menyediakannya. Dapatkah kalian menyebutkan informasi yang tidak ada di
internet? Tentunya kalian kesulitan untuk menjawabnya, bukan?
Jika
kita berbicara tentang internet sepertinya akan sangat panjang, man- faatnya pun bisa sangat beragam bagi setiap
user (pengguna). Bagi seorang
pebisnis, informasi yang dicari di internet mungkin akan sangat berbeda dengan
seorang siswa atau mahasiswa.
Untuk
pebisnis, internet dapat digunakan untuk transaksi online, ber- komunikasi dengan
relasi yang ada di luar
negeri dengan menggunakan VOIP (Voice Over Internet Protocol), e-mail, atau sekedar text chat saja. Mencari informasi
tentang peluang-peluang bisnis baru yang mungkin dapat ia kembangkan. Untuk siswa atau
mahasiswa, banyak sekali portal yang menyediakan media untuk
pengembangan ilmu pengetahuan mereka, seperti ilmu
komputer, e-dukasi, dan masih banyak lagi.
Mencari
lowongan pekerjaan di dalam ataupun di luar negeri, sekedar membagi informasi
tentang hobi kita, mencari tahu tentang resep masakan, bahkan hingga
memanfaatkan media internet untuk mempublikasikan peru- sahaan kita atau
memanfaatkan internet sebagai sumber ekonomi kita dengan mengikuti program afiliasi
merupakan manfaat yang dapat diperoleh
dari media internet. Bagaimana cara sebuah komputer dapat tersambung
dengan jaringan internet? Materi berikut akan membahas tentang cara
penyambungan ke jaringan internet.
Koneksi ke internet membutuhkan infrastruktur yang sangat
mahal. Karena itu tidak
mungkin dibangun oleh pengguna perorangan. Kemudian, berdirilah
perusahaan-perusahaan yang menginvestasikan dananya untuk membangun
infrastruktur tersebut. Perusahaan tersebut menjual jasa layanan koneksi ke
internet. Perusahaan jasa layanan koneksi ke internet disebut dengan Internet
Service Provider (ISP).
1. Sejarah ISP di Indonesia
ISP pertama di Indonesia adalah IPTEKNET (http://www.iptek.net.id/) yang
beroperasi penuh menjelang awal 1994.
Pada tahun yang sama, PT IndoInternet (http://www.indo.net.id/) atau IndoNet
yang dipimpin secara part-time oleh
Sanjaya mulai beroperasi. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia
yang
pada awalnya memanfaatkan lisensi dari PT Lintas Arta. Sambungan awal
ke internet
oleh IndoNet dilakukan menggunakan metode dial-up. IndoNet
berlokasi di daerah Rawamangun, di kompleks dosen UI.
ISP yang
tidak lama menyusul IndoNET adalah RadNet (http://www.rad.net.id/).
Gambar 4.18 Jaringan internet di Indonesia tahun 1994
Gali Informasi
Untuk
mendapatkan informasi yang lebih mendalam
tentang internet service
provider
(ISP), kalian
dapat mengakses link berikut melalui internet.
http://id.wikipedia.org/wiki/Penyelenggara_Jasa_Internet
2. Kriteria Pemilihan ISP
Saat
ini ada banyak perusahaan jasa layanan internet (ISP) yang ada di Indonesia.
ISP di Indonesia tergabung dalam Asosiasi Penyelengara Jasa Internet Indonesia
(APJII). Jumlah ISP akan terus bertambah seiring dengan perkembangan jumlah
pengguna internet di tanah air. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah
memungkinkan kita untuk
melakukan koneksi ke internet
dengan berbagai pilihan
koneksi. Ada beberapa
kriteria yang dapat digunakan untuk memilih sebuah ISP,
antara lain sebagai berikut.
a. Kecepatan
transfer data
Menggunakan internet
berarti mempertukarkan data-data antara dua buah
komputer, misalnya mengirimkan e-mail. E-mail yang kita kirim akan dikirimkan
dari komputer kita ke komputer penerima e-mail dalam bentuk data.
Dalam perpindahan data dari satu komputer ke komputer
yang penting. Kecepatan
transfer data dari sebuah komputer server di internet ke komputer kita sangat
bergantung pada kecepatan transfer dari provider yang kita gunakan.
b. Bandwidth
Bandwidth
adalah lebar saluran data yang dilewati secara bersama- sama oleh data-data yang ditransfer. Bandwidth
dapat diibaratkan sebagai sebuah jalan raya yang dilewati
oleh banyak kendaraan (data-data) secara bersamaan. Semakin banyak kendaraan yang lewat, maka semakin lambat laju kendaraan. Semakin lebar jalan raya, maka semakin
banyak kendaraan yang dapat
dilewatkan.
c. Memiliki
server proxy
Server
proxy berfungsi untuk menyimpan alamat-alamat favorit pelanggan. Dengan adanya
server proxy, pelanggan dapat mengakses website favoritnya dengan lebih cepat. Hal ini disebabkan server tersebut menyimpan halaman web yang sering dikunjungi. Jika
pelanggan mengunjungi website favoritnya, pelanggan tidak perlu terhubung
langsung dengan server website tersebut. Server proxy akan menghemat penggunaan bandwidth
karena pelanggan tidak perlu lagi terkoneksi langsung ke website yang sering
dikunjungi.
Backbone adalah jaringan
dasar yang menghubungkan setiap sarana
telekomunikasi yang berfungsi
sebagai sarana penunjang atau tulang
punggung atas ketersediaan hubungan atau koneksi.
Pembuatan sebuah backbone memerlukan teknologi yang tinggi dan dana yang besar. Kebanya-
kan ISP
menyewa backbone dari perusahaan lain atau menggunakan
bersama-sama dengan ISP lain. Penggunaan backbone secara bersama-sama
dapat menghemat biaya, namun mengurangi kecepatan akses masing-masing
ISP.
Transaksi
internet rawan terhadap pembajakan. Kita perlu tahu apakah sebuah ISP
menggunakan Firewall untuk menjamin keamanan transaksi online yang kita
lakukan.
f. Layanan
yang diberikan
Kita juga perlu tahu layanan apa saja yang disediakan oleh sebuah ISP. Apakah ISP tersebut memberikan account e-mail? Berapa
besar account e- mail
yang disediakan? Apakah e-mail tersebut
mendukung POP3? Apakah ISP tersebut dilengkapi dengan spam
filter? dan berbagai layanan lain.
g. Biaya
Beberapa ISP memberikan pilihan
pembayaran dengan menggunakan sistem paket. Biasanya,
sistem paket akan lebih murah bila dibandingkan dengan sistem pembayaran per
waktu pemakaian. Hanya saja, dalam hal ini kita perlu memperhitungkan
pembayaran per waktu pemakaian.
h. Hardware
Kita juga perlu tahu berapa banyak modem yang dimiliki oleh sebuah
ISP, kecepatan modem yang digunakan, dan rasio pelanggan per modem. Hal tersebut perlu kita ketahui karena akan memengaruhi layanan
yang akan kita dapatkan dari ISP tersebut.
i. Teknologi
yang digunakan
Kita
juga perlu tahu teknologi apa saja yang dimiliki oleh sebuah ISP untuk meningkatkan kinerjanya. Beberapa ISP untuk layanan
koneksi dial- up menggunakan
teknologi kompresi data yang memungkinkan transfer data menjadi lebih cepat. Sedangkan
untuk layanan koneksi internet dengan
3G, beberapa penyedia layanan menggunakan teknologi HSDPA (High Speed Downlink
Packet Access) yang memungkinkan kecepatan akses data hingga 3,6 Mbps dan bahkan sekarang ada yang mencapai
kecepatan hingga 7 Mbps.
Gali Informasi
Untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam tentang
kriteria pemilihan internet service provider (ISP), kalian dapat mengakses link berikut
melalui internet.
http://www.sekolah2000.or.id/03/index.php?subaction=showfull&id=1081459440&archi ve=&start_from=&ucat=3&
3. Jenis Pelayanan Koneksi Internet
Jenis-jenis pelayanan
koneksi internet yang disediakan ISP adalah sebagai berikut.
a. Dial
Up
Dial
up merupakan layanan yang disediakan untuk pengguna yang ingin mengakses melalui kabel telepon, yang didukung oleh
modem.
b. Mobile
Access
Mobile Access merupakan layanan
untuk akses internet yang dapat pengguna dapatkan secara mudah dan praktis melalui telepon
selular. Layanan ini bermanfaat bagi yang memiliki perangkat telepon
yang mendukung teknologi ini, baik telepon
selular yang berbasis
GSM maupun berbasis CDMA.
c. Hotspot
Hotspot
merupakan layanan bagi pengguna yang membutuhkan koneksi internet pada
lokasi-lokasi tertentu seperti di mall, café, atau bandara, bahkan sekolah pun
juga bisa. Pelayanan hotspot sangat ber- manfaat untuk orang yang bekerja di
kota-kota besar.
d. Wireless
Wireless
merupakan layanan internet yang menggunakan teknologi tanpa kabel. Layanan ini mempunyai keuntungan terkoneksinya komputer
pengguna dengan jaringan global internet 24 jam dalam 7 hari seminggu. Selain
itu, biaya yang ditagihkan hanya biaya koneksi internet saja, tidak dengan
biaya telepon.
e. Leased
Line
Jaringan
Dedicated atau sering disebut leased line adalah sebuah media komunikasi yang secara kontinu
digunakan untuk menghubungkan titik-titik yang ingin
berkomunikasi. Media komunikasi ini ditujukan untuk bekerja tanpa henti, tanpa
dibagi oleh siapa pun, dan tanpa dapat dicampuri oleh data yang bukan milik
penggunanya.
Biasanya
media koneksi Dedicated atau Leased line ini merupakan media komunikasi dengan
kecepatan tinggi, kualitas nomor satu, dan tingkat reliabilitas tinggi baik
dalam menghantarkan data maupun dalam ketersediaannya (jarang bermasalah).
Karena hanya satu orang yang menggunakan jalur ini, maka media ini sering
disebut dengan istilah Leased line atau jalur yang disewa. Hal inilah yang
membuat harga dari media jenis ini cukup mahal.
Koneksi
jenis Leased line menawarkan bandwidth yang cukup bervariasi tergantung
pada sejauh mana
kebutuhan pengguna. Biasa- nya dimulai dari 64 Kbps hingga 2 Mbps.
Namun dengan semakin
berkembangnya teknologi bandwidth, nilai tersebut bisa meningkat lagi.
Koneksi
jenis ini sangat ideal digunakan oleh perusahaan atau organisasi yang melakukan
komunikasi data dalam volume yang cukup tinggi dan terus-menerus tanpa
henti.
Jika
pola
traffic data terputus- putus dan sering kali jalur
komunikasi ini dalam keadaan kosong, maka menggunakan Leased line tidaklah
menguntungkan karena ada ataupun tidak traffic
data di dalamnya, pengguna harus tetap membayarnya.
Dedicated Leased line biasanya
berupa koneksi tipe serial syncronous. Setiap ujung dari koneksi
Leased line ini akan berakhir di interface serial Synchronous di sebuah router. Router tersebut akan terkoneksi ke Leased line
ini melalui perantara sebuah perangkat yang disebut Channel Service Unit/Data Service
Unit (CSU/DSU). Biasanya
perangkat ini berupa
sebuah modem Leased line.
Dengan demikian, setiap leased line
yang akan dipasang, harus disertai
juga dengan sebuah modem dan interface synchronous pada router. Jadi, jika seorang memiliki banyak koneksi leased line, maka ia membutuhkan banyak perangkat CSU/DSU atau
modem, interface synchronous router, kabel penghubung antara modem dengan
router, dan beberapa media Leased line itu sendiri.
Namun jika karakteristik traffic data Anda memang sangat padat
penggunaannya, membutuhkan kualitas koneksi yang stabil, butuh kece- patan yang
tinggi, dan tidak pernah terputus selama 24 jam, maka Leased line adalah jenis
media yang paling cocok. Biasanya koneksi Leased line cukup rentan terhadap
masalah. Namun, mencari sumber masalahnya relatif cukup mudah karena
jalur-jalurnya dapat dengan jelas terdeteksi.
Koneksi Leased
line yang telah
lama
dan
digunakan adalah koneksi menggunakan media kabel
tembaga dengan sistem komunikasi synchronous serial. Namun belakangan ini,
media sistem komunikasi Leased line juga
sering menggunakan media
kabel tembaga dengan sistem komunikasi DSL. Selain itu,
teknologi cable modem juga sering kali
digunakan untuk menghantarkan servis dedicated ini.
f. VSAT
Saat ini dunia bergerak semakin cepat. Diiringi kemajuan teknologi yang pesat maka transaksi bisnis yang dulunya hanya
terjadi di lokal/ daerah, sekarang
telah merambah antardaerah, antarpulau, bahkan antar- negara. Berbagai
perusahaan telah memiliki fasilitas yang tersebar di seluruh Nusantara atau
bahkan di seluruh Dunia.
Di
beberapa daerah, khususnya di luar Jawa seringkali infrastuktur baik Kabel
Bawah Laut, Fiber Optic, Leased Line,
maupun ADSL belum memadai atau bahkan tidak tersedia.
Dengan demikian, satu-satunya yang paling efisien
dalam rangka penyediaan bandwidth internet
ke berbagai Remote Area adalah dengan
media VSAT. VSAT (Very
Small Aperture Terminal) adalah
perangkat yang disebut
sebagai ‘Satellite Ground
Station’ dilengkapi dengan “Dish Antenna” untuk mengakses satelit
dalam rangka melakukan relay
data dari suatu
terminal ke terminal
lain (pada Konfigurasi Mesh) atau ke terminal
induk/Hub (pada Konfigurasi Star).
Keunggulan penggunaan
VSAT adalah sebagai berikut.
1) Pemasangannya cepat.
2) Jangkauan
terjauh dapat mencapai setengah permukaan bumi. Kekurangan penggunaan VSAT
adalah sebagai berikut.
1) Koneksinya rentan terhadap gangguan
cuaca (terhadap molekul air).
2) Memakan tempat, terutama untuk
piringannya.
4. Teknologi dalam Sebuah Internet Service
Provider
Secara umum
teknologi
yang
digunakan
di
sebuah
Internet
Service
Provider (ISP) sebetulnya
relatif sederhana yang terdiri atas:
a. Sambungan ke internet yang besar menggunakan kecepatan yang sangat tinggi. Beberapa ISP di Indonesia mempunyai
kecepatan sampai beberapa Gbps.
b. Sambungan internet
tersebut disambungkan langsung
pada router yang besar, biasanya kelas Cisco
atau Juniper network.
Router ini akan mengatur
komunikasi antara internet dengan pelanggan.
c. Biasanya di ISP akan dipasang juga beberapa server,
baik untuk web, mail,
maupun berbagai keperluan lainnya. Sebagian besar server ISP biasanya dibangun
menggunakan sistem operasi Open Source.
Pelanggan akan tersambung ke ISP menggunakan berbagai teknologi sambungan yang berkecepatan beberapa
ratus Kbps atau Mbps.
5. Penginstalasian Modem di Windows XP
Berikut ini dijelaskan
langkah-langkah
penginstalasian
modem
pada
Windows XP.
a. Lakukan penyalaan komputer sesuai
dengan SOP yang ada.
b. Secara otomatis
Windows XP akan mendeteksi adanya modem pada komputer.
c. Selanjutnya, akan muncul dialog seperti pada gambar berikut. Pilih opsi No,
not this time, kemudian klik tombol Next.
d. Kemudian, silakan pilih opsi Install
the Software Automatically (Recom- mended). Pastikan bahwa CD atau Floppy
Software pendukung sudah masuk pada drive. Klik tombol Next.
e. Lalu komputer
akan
melakukan
pencarian
Software
pendukung
pada
Drive yang ada. Jika ditemukan, maka akan muncul gambar berikut. Klik tombol
Continue Anyway.
f. Tunggu sampai proses instalasi driver
selesai. Klik tom
6. Setting Koneksi ke TelkomNet Instan
Bila modem selesai diinstall, langkah
selanjutnya adalah mempersiapkan koneksi ke TelkomNet Instan.
Kita dapat membuat ikon khusus
koneksi di dekstop yang berfungsi untuk menghubungkan komputer ke TelkomNet.
a. Klik
“Start” dan masuk ke “Control Panel”.
b. Klik ikon “Internet Options”, maka akan muncul kotak dialog “Internet Properties”.
c. Klik “Tab Connections”.
d. Klik “Setup”,
maka akan muncul kotak dialog “New Connection Wizard”.
e. Klik “Next”.
f. Pilih
“Connect to the Internet” dan klik “Next”.
g. Pilih “Set up my connection manually”
dan klik “Next”.
h. Pilih “Connect using a dial-up modem”
dan klik “Next”.
i. Ketik di ISP Name “TelkomNet Instan”,
kemudian klik “Next”.
j. Isikan
080989999 di kotak “Phone number”, klik “Next”.
k. Isikan user ID dan password seperti
berikut.
Password : telkom
l. Klik “Next”, Windows
akan menyelesaikan koneksi
ke TelkomNet dan akan muncul kotak dialog “Completing
the New Connection Wizard”.
m. Klik “Add a shortcut to this connection
to my dekstop” agar muncul ikon
koneksi di dekstop. Setelah selesai klik “Finish”.
n. Dial-up account kalian siap digunakan.
Bagaimana kita
dapat melakukan dial-up
melalui TelkomNet Instan untuk mengakses internet? Dengan
selesainya setting koneksi ke TelkomNet Instan
dan ikon koneksi
sudah terdapat pada desktop, maka kita
sudah siap terhubung ke internet.
o. Dobel klik pada ikon TelkomNet
Instan di dekstop,
maka akan muncul kotak dialog “Connect”.
p. Username dan password sudah terisi. Klik “Dial” untuk terhubung ke
7. Mengakses Internet Menggunakan Hotspot
Teknik mengakses
internet menggunakan fasilitas
WiFi hotspot jauh lebih
sederhana daripada fasilitas dial-up, dengan kecepatan
yang jauh lebih tinggi dan biasanya
biayanya jauh lebih murah, bahkan di beberapa hotel/restoran
dapat diakses secara gratis.
Untuk
sebagian besar aplikasi sambungan menggunakan WiFi/Hotspot
kita tidak perlu menyentuh menu untuk konfigurasi jaringan karena biasanya sudah beroperasi secara otomatis. Proses penyambungan menggunakan WiFi/ Hotspot relatif
sederhana sebagai berikut.
a. Pastikan WiFi di laptop aktif. Biasanya
ada
tombol
di
laptop
untuk
mengaktifkan WiFi bawaan laptop.
b. Klik pada gambar dua (2) layar
yang saling berhimpit yang berada di pojok
kanan layar desktop komputer kita. Ini akan menyebabkan
sistem operasi Linux Ubuntu men-scan jaringan wireless dan menampilkan
nama-nama SSID Hotspot yang ada di sekitar kita.
c. Klik ke nama salah satu Hotspot
yang mana kita ingin tersambung. Pada gambar 4.22, Hotspot yang kita sambung bernama “linksys”.
Selesai
sudah proses penyambungan komputer/laptop ke jaringan
WiFi/ Hotspot. Beberapa Hotspot
kadangkala membutuhkan proses konfigurasi secara manual, maka kita dapat melakukannya dengan memilih menu “Manual
configuration”. Proses konfigurasinya persis sama dengan konfigurasi jaringan LAN biasa. Beberapa hal yang
perlu dicermati dalam proses konfigurasi Hotspot adalah sebagai berikut.
a. Mencuri akses internet dari Hotspot pribadi
atau berbayar bukan
hal yang terpuji. Mencuri akses merupakan tindakan yang tidak halal dan
berkonsekuensi berat.
b. Sebagian besar
Hotspot berbayar mengoperasikan mekanisme proteksinya,
jadi memang tidak akan dapat dengan mudah diakses oleh pengguna biasa.
c. Sebagian hotel,
restoran,
dan
cafe
memang
mengoperasikan
Hotspot
untuk dapat diakses secara cuma-cuma dengan harapan para pengunjung
restoran dan cafe dapat lebih menikmati kunjungan mereka.
C. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet
Saat kita mengakses internet kadang terasa cepat dan kadang terasa lambat. Banyak factor yang mempengaruhi kecepatan akses internet tersebut. Koneksi internet menggunakan banyak perangkat dari penyedia layanan yang berbeda. Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan akses internet adalah:
1. Unit Komputer
Komputer sangat berperan dalam kecepatan akses internet karena di dalam komputer ada harddisk, RAM, dan Processor yang berperan penting pada proses kerja komputer tersebut. Bila hardisk yang dipakai berkecepatan rendah maka kecepatan akses internet pun juga rendah, begitu juga bila menggunakan RAM atau Processor yang kecepatannya rendah, ini sangat mempengaruhi kecepatan akses internet.
2. Modem
Modem juga sangat mempengaruhi kecepatan akses internet. Modem mempunyai kecepatan yang berbeda-beda. Modem yang sering digunakan adalah modem yang berkecepatan 56 kbps.
3. Jaringan Komunikasi yang digunakan untuk Akses Internet.
Untuk mengakses internet kita bisa menggnakan layanan line telephone, CDMA, GPRS, dan satelit. Masing-masing layanan tersebut mempunyai kecepatan yang berbeda-beda. Kecepatan yang paling rendah adalah menggunakan line telephone.
4. Besar Bandwidth
Bandwidth adalah luas atau lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi. Bandwidth biasanya diukur dengan satuan Hertz. Semakin besar bandwidth yang disediakan oleh ISP, maka semakin cepat pula akses internetnya.
5. Jumlah pengguna yang mengakses server secara bersamaan
Kecepatan akses internet pada jam-jam tertentu biasanya sangat lambat, ini dikarenakan banyaknya pengguna internet yang mengakses internet secara bersamaan. Pada jam 08.00 – 15.00 WIB biasanya jaringan internet sedang sibuk-sibuknya. Untuk itu bila tidak mendesak lebih baik mengakses internet diluar jam tersebut.